Ada sebuah cerita yang sekali waktu saya dengar dari sebuah acara dakwah di televisi. Saya lupa narasumbernya siapa, tapi itu acara punya Aa Gym. Beliau adalah tamu di acara tersebut. Yang menceritakan memang tidak terkenal, ceritanya pun tidak terkenal juga. Tapi, sekali saya dengar, saya tidak lupa sampai sekarang. Dan itu pun bertahun-tahun yang lalu. Entah kenapa cerita tersebut bermakna dalam untuk saya dan mempengaruhi segala pemikiran saya tentang hidup ini. Begini ceritanya...
Alkisah, ada seorang raja yang cukup bijaksana. ia mempunyai seorang sahabat yang sangat dekat. Sahabatnya tersebut sekaligus menjadi penasihat sang raja. Kemanapun raja pergi, sahabatnya selalu ikut serta. Sahabat raja tersebut mempunyai ciri khas, Ia selalu mengatakan "Ini yang terbaik" pada setiap kejadian yang dialaminya ataupun yang dilihatnya.
Pada suatu waktu, sang raja pergi berburu ke hutan. Diajaknya pula sahabat beserta para pengawalnya. Pada saat raja ingin memanah seekor rusa, terjadi kesalahan. Ibu jari sang raja putus akibat kesalahan memanah. Raja menangis karena kehilangan ibu jarinya. Sahabat raja yang melihat kejadian itu serta merta mengatakan kepada raja, "Ini yang terbaik". Sang raja sangat marah karena tersinggung dan kesal. Ia pun langsung memerintahkan para pengawalnya untuk memenjarakan sahabatnya itu. Pada saat dimasukkan ke dalam penjara, sahabat raja tetap mengatakan, "Ini yang terbaik". Sang raja heran, mengapa sang sahabat malah mengatakan ini yang terbaik ketika dipenjara? Ia pun hanya tertawa mendengarnya.
Beberapa waktu kemudian, Raja kembali berburu. Ia berburu di sebuah hutan yang asing dan jarang didatangi. Ternyata di hutan tersebut tinggal sekelompok kanibal. Para kanibal tersebut menangkap Raja dan para pengawalnya. Walaupun mereka kanibal, tetapi mereka memiliki kepercayaan, yaitu mereka hanya memakan manusia yang fisiknya sempurna alias tidak cacat tubuh. Pada saat giliran raja akan dimakan, ada seorang kanibal yang melihat tangan sang Raja. Ternyata ibu jarinya tidak ada! Maka sang Raja pun dilepaskan. Sang Raja bahagia bukan kepalang. Ia lalu teringat sahabatnya yang dipenjara. Ternyata benar perkataan sahabatnya waktu itu. Ia pasti akan dimakan oleh para kanibal jika ibu jarinya masih ada. Dan sahabatnya pun akan ikut Raja berburu jika tidak dipenjara dan dimakan oleh para kanibal.
Demikianlah cerita Raja dan sahabatnya. Sebuah cerita sederhana namun bermakna dalam (bagi saya pribadi). Bahwa, segala yang kita alami dan yang kita dapatkan merupakan yang terbaik dari Tuhan Yang Maha Esa untuk kita. Dia memahami kita lebih dari kita memahami-Nya. Dan Dia selalu memberikan yang terbaik bagi kita tanpa kita mengerti sebelumnya. ^^



Posting Komentar